Gorontalo (18/12) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo menyelenggarakan Pelatihan Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat sebagai upaya memperkuat penerapan K3 serta Sistem Manajemen Pengawasan Obat dan Makanan Terintegrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, di Aula Kantor BBPOM Gorontalo.
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BBPOM di Gorontalo, Lintang Purba Jaya. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pegawai dalam menghadapi situasi darurat guna mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan tanggap terhadap risiko bencana.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Moh. Tahir Laendeng dan Mohamad Nasaru dari BPBD Provinsi Gorontalo, Muh. Luthfie A. Latief dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Gorontalo, serta Farleani Veronika A. Didipu dari PMI Provinsi Gorontalo.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi kondisi darurat, serta mampu menerapkan prosedur tanggap darurat secara tepat dan terkoordinasi di lingkungan kerja BBPOM Gorontalo.