Jajanan Takjil di Pasar Randangan Aman dari Bahan Berbahaya
23 April 2021 18:59
Berita Aktual

Balai POM di Gorontalo kembali turun melakukan pembinaan dan pengawasan jajanan takjil, Kamis (22/4) di Pasar Randangan, Kabupaten Pohuwato. Dengan menggandeng Dinas Kumperindag Provinsi, Dinas Perikanan Kabupaten Boalemo dan Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM), dilakukan pengambilan sampel dan uji cepat jajanan takjil serta pangan segar berupa ikan, udang, kerang dan ayam.

Kepala Balai POM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana menyebutkan bahwa pengawasan jajanan takjil ini merupakan bagian dari program intensifikasi pengawasan pangan di bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pengawasan takjil dilakukan dengan mengerahkan unit mobil laboratorium keliling guna melakukan pengambilan sampel dan pengujian cepat takjil menggunakan Rapid Test Kit untuk menguji boraks, formalin, pewarna tekstil rhodamin b dan pewarna tekstil methanil yellow yang sering disalahgunakan pada makanan. Sebanyak 33 sampel diambil di Pasar Randangan dan hasil uji menunjukkan seluruh sampel negatif dari bahan berbahaya.

Tidak hanya pengawasan takjil, BPOM Gorontalo juga melakukan pembinaan sanitasi dan higiene kepada Penjaja Takjil agar dapat menjajakan pangan olahannya secara higienis, aman dan bermutu. Dibantu anggota SAKA POM Gorontalo, petugas membagikan celemek, penjepit makanan, serta penyanitasi tangan (Handsanitizer) dalam upaya menjaga kebersihan penjual saat melayani pembeli. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Balai POM di Gorontalo terhadap UMKM di Gorontalo.

Balai POM Gorontalo selama dua pekan terakhir telah menguji jajanan takjil sebanyak total 455 sampel yang terdiri dari aneka kudapan, minuman, makanan ringan dan lauk pauk dengan hasil pengujian negatif mengandung bahan berbahaya.

 

Balai POM di Gorontalo