Pramuka Binaan BPOM Uji 1012 Sampel Makanan, Inovasi Wujud Bakti untuk Negeri
15 Agustus 2021 08:28
Berita Aktual

Hari Pramuka ke-60 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2021 diperingati oleh Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) dengan melaksanakan sampling dan pengujian makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 1012 sampel makanan dan minuman diuji oleh anggota Pramuka binaan Balai POM Gorontalo. “Pada momen hari Pramuka ini, kami ingin menunjukkan pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat dengan berinovasi melaksanakan uji cepat untuk mengidentifikasi bahan berbahaya formalin, boraks, rhodamin b dan methanil yellow pada pangan. Sebanyak 100 anggota Pramuka yang tersebar pada 10 titik kami libatkan dalam pelaksanaan sampling dan uji cepat. Mereka kami targetkan dapat menguji 1000 sampel pangan,” terang Agus Yudi Prayudana, Kepala Balai POM di Gorontalo sekaligus Kamabisaka POM Gorontalo.

Berdasarkan pantuan, sejak pagi hari anggota Pramuka sudah menyebar untuk melakukan sampling makanan dan minuman di seluruh wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Rizky Pata, salah satu anggota SAKA POM menyebutkan sebanyak 1012 sampel telah berhasil diperoleh, sampel tersebut selanjutnya diuji di 10 titik yaitu Sanggar Pramuka Kota Gorontalo, Sanggar Pramuka Kabupaten Gorontalo, Sekretariat DKR Telaga, Sanggar Pramuka Boalemo, Sekretariat DKR Wonosari, Sekretariat Dewan Ambalan SMAN 1 Gorontalo Utara, SMAN 1 Randangan, SMAN 1 Paguat, Sekretariat  SAKA POM Gorontalo dan Kantor BPOM Gorontalo.  

Hasil uji yang dilakukan menunjukkan ada 2 sampel popcorn diduga mengandung Rhodamin B atau pewarna tekstil warna merah dan 1 sampel mie basah diduga mengandung boraks. Dua jenis makanan ini ditemukan di wilayah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo. Sampel ini selanjutnya akan dibawa ke laboratorium BPOM Gorontalo untuk diuji lanjut. Anggota SAKA POM yang lain, Safitri menyatakan sangat senang dapat terlibat dalam kegiatan ini. “Selain menambah pengalaman, saya merasa bangga dapat turut serta berkontribusi menjamin keamanan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain sampling dan uji cepat, dilakukan pula pembagian hand sanitizer dan masker kepada pedagang sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19. “Ini yang kami tekankan kepada adik-adik untuk selalu sigap memberikan edukasi kepada masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Di masa pandemi COVID-19, Pramuka dituntut menjadi garda terdepan untuk turut serta membantu pemerintah dalam penanggulangan pandemi,” tambah Agus.

Balai POM Gorontalo bersama SAKA POM terus berkomitmen melindungi masyarakat dari pangan yang beresiko terhadap kesehatan. Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Perlu peran serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkannya. Pangan aman merupakan investasi masa depan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul.

 

Balai POM di Gorontalo