BBPOM Gorontalo dan Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo Sosialisasikan Keamanan Pangan di Pasar Tradisional Kayubulan

18-06-2026 Umum Dilihat 68 kali

Gorontalo (18/6) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan sosialisasi keamanan pangan kepada pedagang dan pengunjung di Pasar Tradisional Kayubulan, Kabupaten Gorontalo, Kamis (18/6).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman serta bebas dari bahan berbahaya. Dalam pelaksanaannya, BBPOM di Gorontalo didampingi oleh Sekretaris Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo, Sri Nur Maymun Laya.

Pada kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar mengenai bahaya penggunaan bahan berbahaya pada pangan, seperti boraks, formalin, metanil yellow, dan rhodamin B. Masyarakat juga diberikan informasi mengenai cara mengenali produk yang aman melalui program CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

Selain itu, BBPOM di Gorontalo turut memperkenalkan aplikasi BPOM Mobile sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait produk obat dan makanan serta melakukan pengecekan izin edar secara mandiri.

Dalam kegiatan tersebut, BBPOM di Gorontalo didampingi oleh Sekretaris Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo, Sri Nur Maymun Laya. Menurutnya, edukasi yang diberikan dapat membantu pedagang dan konsumen untuk lebih memahami pentingnya keamanan pangan dalam aktivitas perdagangan sehari-hari.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BBPOM di Gorontalo dan Dinas Perindag Kabupaten Gorontalo berharap masyarakat semakin waspada terhadap peredaran pangan yang mengandung bahan berbahaya serta menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk yang aman, bermutu, dan layak konsumsi. Upaya ini juga diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan pasar yang sehat dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi kesehatan masyarakat.

Sarana