BBPOM Gorontalo Perkuat Peran Kader Desa SOLID dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Ilegal

07-05-2026 Umum Dilihat 55 kali

Gorontalo (7/5) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo melaksanakan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kader Desa SOLID. Kegiatan yang mengusung tema “Cegah Peredaran Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat” ini berlangsung di Kantor Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo pada 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Gorontalo, Apotek Nazira Farma, Kelurahan Leato Utara, SMP Negeri 9 Gorontalo, SAKAPOM Gorontalo, serta masyarakat dan kader Desa SOLID dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. 

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari Kepala BBPOM di Gorontalo dan perwakilan lintas sektor, termasuk Kepala BNN Provinsi Gorontalo serta Lurah Leato Utara. Dalam sambutannya, para pihak menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam upaya mencegah peredaran obat ilegal serta penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. 

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan komitmen bersama untuk pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT yang melibatkan BBPOM, BNNP Gorontalo, Pemerintah Kelurahan Leato Utara, IAI, perwakilan sekolah, kader masyarakat, dan SAKAPOM. Komitmen tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan obat. 

Pada sesi bimtek, peserta mendapatkan materi dari narasumber BNN Provinsi Gorontalo mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu dan strategi pencegahannya. Selain itu, Tim Penyidikan BBPOM di Gorontalo memberikan pembekalan terkait pengawasan obat, identifikasi obat ilegal, serta peran masyarakat dalam mendukung pengawasan obat dan makanan. Kegiatan juga dilengkapi dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait permasalahan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.  

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Gorontalo berharap para kader Desa SOLID dan seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dengan menyebarluaskan informasi yang benar mengenai penggunaan obat yang aman serta turut berperan aktif dalam mencegah peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat-obatan tertentu di wilayah Gorontalo.

Sarana