BPOM Gorontalo Gelar Advokasi di Kabupaten Gorontalo : Galang Komitmen dan Dukungan Keamanan Pangan
Balai Besar POM di Gorontalo menggelar acara Advokasi Lintas Sektor dalam rangka menggalang dukungan dan komitmen untuk Program Germas Sapa yang terdiri dari Desa Pangan Aman, Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (Sapa Sekolah) dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) serta Program Pendampingan Kabupaten/Kota Pangan Aman pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur dan turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi. Advokasi ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Resistensi Antimikroba. Kepala Balai Besar POM di Gorontalo, Lintang Purba Jaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk komitmen BPOM dalam meningkatkan pengetahuan keamanan pangan bagi masyarakat dan membentuk Kabupaten Gorontalo sebagai Kabupaten Pangan Aman. Sugondo Makmur dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo mendukung penuh pelaksanaan Germas Sapa dan KKPA serta memberikan apresiasi atas program yang sangat penting bagi masyarakat ini.
Selain launching program, juga dilakukan penandatanganan komitmen oleh Kepala Balai Besar POM di Gorontalo, Sekretaris Daerah, dinas terkait keamanan pangan serta perwakilan desa, sekolah dan pasar yang yang menjadi target intervensi pada tahun 2026. Adapun pemateri dalam kegiatan ini yaitu Ketua Tim Informasi dan Komunikasi, Sumiaty Haslinda yang memaparkan materi Teknis Pelaksanaan Program Germas Sapa serta Indra Marianie Harun, yang menyampaikan Teknis Pelaksanaan Program Pendampingan Kabupaten/Kota Pangan Aman. Sedangkan untuk matrei sosialisasi Resistensi Antimikroba disampaikan oleh Ketua Tim Pemeriksaan, Musyafar T. Masaliha. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan komitmen dari seluruh instansi terkait keamanan pangan untuk menyukseskan Program Germas Sapa dan Mewujudkan Kabupaten Gorontalo sebagai Kabupaten Pangan Aman. (tm)