BPOM Gorontalo Laksanakan KIE Farmakovigilans Kepada Tenaga Kesehatan dan Medis
Balai POM di Gorontalo melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Farmakovigilans pada Kamis, 27 Februari, secara daring. Kegiatan diikuti oleh tenaga kesehatan dan tenaga medis di Provinsi Gorontalo dan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Gorontalo, Stepanus Simon Sesa. Dalam sambutannya, Stepanus menyampaikan beberapa hal, diantaranya adalah peran BPOM dalam mengawasi keamanan, khasiat dan mutu obat baik pada pre market maupun post market. Stepanus juga menyampaikan bahwa dalam menjamin hal tersebut khsusunya terkait dengan profil manfaat dan resiko obat dibutuhkan kolaborasi bersama tenaga kesehatan dan tenaga medis, sehingga kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan terhadap risiko penggunaan obat yang dapat merugikan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tenaga kesehatan dan tenaga medis semakin aktif dalam memantau serta melaporkan efek samping obat. Mereka juga didorong untuk lebih rutin mengisi dan mengirimkan laporan melalui sistem pelaporan e-MESO, sehingga keamanan penggunaan obat dapat lebih terjaga. Dengan adanya pelaporan yang lebih baik, diharapkan keamanan dan efektivitas obat bagi pasien dapat terus ditingkatkan. (tm)