Jaga Kualitas dan Keamanan Obat, BBPOM Gorontalo Lakukan Pengawasan Obat di Jalur Distribusi

23-10-2025 Umum Dilihat 156 kali

Gorontalo – Kamis (23/10/2025) Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo melakukan pemeriksaan sarana distribusi obat pada tanggal 21–22 Oktober 2025. Tim pemeriksaan BBPOM di Gorontalo melakukan pemeriksaan di tiga Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang ada di kota Gorontalo dan satu  Instalasi Farmasi Provinsi Gorontalo.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan peredaran obat telah sesuai standar dan/atau persyaratan keamanan, mutu dan memastikan seluruh sarana distribusi menjalankan aktivitas sesuai ketentuan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Ketua Tim pemeriksaan BBPOM di Gorontalo, Musyafar T. Masaliha bersama tim melakukan pemeriksaan mulai dari aspek pengadaan, penyimpanan, penyaluran termasuk pengembalian, hingga penarikan obat dalam rantai distribusi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pengawasan yang bertujuan menjaga mutu dan keamanan obat yang beredar di masyarakat. Obat merupakan komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, pengawasan terhadap jalur distribusi harus dilakukan secara ketat dan berkesinambungan sesuai peraturan yang berlaku.

Selain memastikan kepatuhan terhadap regulasi, kegiatan pengawasan juga menjadi sarana pembinaan bagi pelaku usaha di bidang distribusi obat. Tim pengawas BBPOM di Gorontalo memberikan penjelasan dan pendampingan terkait standar CDOB berdasarkan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 20 Tahun 2025.

Selama dua hari pemeriksaan di sarana distribusi obat, tim pengawas BBPOM di Gorontalo menyatakan bahwa sebagian besar sarana telah beroperasi sesuai ketentuan. Namun, BBPOM Gorontalo juga memberikan catatan untuk beberapa aspek yang perlu ada perbaikan. Semua temuan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai peraturan yang berlaku.

Melalui pengawasan ini, BBPOM di Gorontalo berharap dapat terus melindungi masyarakat dari peredaran obat yang tidak memenuhi standar. Penguatan sistem pengawasan di tingkat distribusi diharapkan menjadi langkah penting dalam menjamin tersedianya obat yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi Gorontalo. (aw)

Sarana