Konsisten Batasi Gula, Garam dan Lemak Saat Lebaran
Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) selalu identik dengan kegiatan berkumpul dengan keluarga dan menikmati berbagai hidangan. Biasanya, hidangan yang disajikan saat lebaran sangat beragam dan cenderung berupa makanan yang manis, gurih dan berlemak. Mengonsumsi makanan yang mengandung gula, garam dan lemak tinggi dapat memicu timbulnya beberapa masalah kesehatan. Menurut Kementrian Kesehatan, konsumsi gula lebih dari 50 gram, natrium lebih dari 2000 miligram, atau lemak total lebih dari 67 gram per orang per hari berisiko hipertensi, stroke, diabetes, dan serangan jantung.
Untuk menghindari masalah kesehatan setelah lebaran, maka kita perlu mengontrol asupan gula, garam dan lemak dengan baik dengan membatasi konsumsi makanan pada saat lebaran. Konsumsi gula maksimal adalah 50 gram atau 4 sendok makan per hari, garam maksimal 2000 miligram atau 1 sendok teh per hari, dan lemak maksimal 67 gram atau 5 sendok makan per hari. Yang perlu diingat, bahwa gula, garam, dan lemak tidak hanya diperoleh dari penambahan secara langsung, tetapi dapat bersumber secara alami dari makanan yang dikonsumsi.
Membatasi jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi saat lebaran menjadi hal bijak yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Selain itu, selama lebaran juga perlu memperhatikan asupan air putih yang cukup dan buah sebagai sumber serat. (tm)