Koordinasi Pengawasan Garam Konsumsi

11-10-2012 Gorontalo Dilihat 2723 kali

Kepala Seksi Pemdik Serlik BPOM di Gorontalo, Muhammad Yamin Lahay, S.Si.,Apt. menerima kunjungan Kepala Bidang Farmamin Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Yusrianto Utina, S.Pd., M.Kes., bersama staf dan perwakilan petugas puskesmas Rabu (10/10/2012). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka koordinasi terkait pengawasan garam konsumsi di tingkat peredaran di Kota Gorontalo. "Selama ini pengawasan terhadap peredaran garam konsumsi telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui petugas puskesmas yang melakukan sampling dan pengujian terhadap garam yang beredar dengan menggunakan Tes Kit untuk mengetahui ada tidaknya kandungan yodium dalam garam tersebut", tutur Yusrianto.

Monitoring garam beryodium sendiri masuk dalam prioritas Sampling Pangan BPOM Gorontalo. Pengawasan dilakukan terhadap produk garam konsumsi yang dikemas dan tidak dikemas, termasuk yang berlabel dan tidak berlabel di tingkat peredaran. Selama tahun 2012 ini telah dilakukan sampling terhadap 24 produk garam konsumsi yang tersebar di Kabupaten/Kota di Propinsi Gorontalo. Terhadap sampel garam tersebut dilakukan pengujian dengan parameter Kadar Air dan Kadar Yodium, dilakukan pula pemeriksaan kemasan dan label. Garam konsumsi harus memenuhi syarat SNI antara lain mengandung yodium sebesar 30 - 80 ppm.

Untuk menambah kompetensi petugas puskesmas yang melakukan sampling dan pengujian garam konsumsi, dilakukan simulasi pengujian garam konsumsi dengan Tes Kit yang dipimpin langsung oleh Dra. Sumiaty Haslinda, S.Si., Apt. selaku Kepala Seksi Pengujian Pangan, Bahan Berbahaya dan Mikrobiologi. Pada akhir pertemuan, telah disepakati bahwa akan dilakukan kerjasama dalam rangka pembinaan dan pengawasan terhadap industri pengemasan garam konsumsi di Kota Gorontalo.

 

BPOM di Gorontalo

 

Sarana