Sebagai upaya untuk menjamin keamanan makanan berbuka puasa (takjil) yang diperjualbelikan selama bulan Ramadan, Balai POM di Gorontalo melakukan intensifikasi pengawasan takjil di Taman Kalimadu, Kota Gorontalo, pada Rabu (5/3). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Gorontalo, Indra Gobel.
Selain itu, inwas ini juga melibatkan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo serta berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Gorontalo dalam proses sampling.
Dalam pengawasan tersebut, sebanyak 39 sampel takjil diuji menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks, methanil yellow, dan rodamin B. Hasil uji menunjukkan bahwa seluruh sampel takjil yang diperiksa dinyatakan aman dan bebas dari bahan berbahaya tersebut.
Selain melakukan uji sampel, BPOM Gorontalo juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumen dalam memilih makanan yang sehat dan aman serta mendorong para pedagang untuk menjual takjil yang higienis dan sesuai dengan standar keamanan pangan.
Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan masyarakat merasa lebih aman saat membeli takjil dan para pedagang semakin memahami pentingnya menjual makanan yang sehat. Petugas BPOM juga mengingatkan masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dengan selalu memastikan makanan yang dikonsumsi bebas dari bahan berbahaya agar tetap aman dan bergizi selama menjalankan ibadah puasa.