Gorontalo (19/2) - Dalam rangka memperkuat pengawasan serta pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan Obat-Obat Tertentu (OOT), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo melaksanakan audiensi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Gorontalo pada Kamis (19/2/2026).
Kepala BBPOM di Gorontalo, Lintang Purba Jaya, S.Farm., Apt., M.Si., didampingi Tim Penindakan BBPOM Gorontalo, diterima langsung oleh Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol. Sri Bardiyati, S.Sos., M.Si. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) serta mendukung pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Provinsi Gorontalo.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama melalui pelaksanaan program P4GN secara terpadu, penguatan pertukaran data dan informasi, serta koordinasi dalam kegiatan penyelidikan dan penindakan sesuai kewenangan masing-masing instansi terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta Obat-Obat Tertentu (OOT) yang berpotensi disalahgunakan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan lintas sektor, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, serta memberikan perlindungan optimal kepada masyarakat dari risiko penyalahgunaan narkotika dan OOT. Selain itu, sinergi antara BBPOM Gorontalo dan BNNP Gorontalo juga diarahkan untuk mendorong peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya serta dampak negatif penyalahgunaan zat berisiko tersebut.
Melalui koordinasi ini, BBPOM Gorontalo bersama BNNP Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat, sekaligus mewujudkan Provinsi Gorontalo yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan Obat-Obat Tertentu.