Minimnya akses masyarakat desa terhadap informasi, pendidikan dan wawasan tentang keamanan pangan membuat pemerintah perlu memberikan perhatian lebih untuk menyentuh strata ini. Oleh karena itu Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia menginisiasi program Gerakan Keamanan Pangan Desa yang diharapkan dapat menciptakan Desa Pangan Aman di Indonesia.
Untuk menumbuhkan peran, komitmen dan dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo dan berbagai stakeholder dalam membudayakan penerapan keamanan pangan desa, pada hari Selasa (25/8/2015) Balai POM di Gorontalo melaksanakan kegiatan Workshop Reorientasi Gerakan Keamanan Pangan Desa di Tingkat Balai. Kegiatan dihadiri oleh 20 peserta yang berasal dari lintas sektor dan stakeholder yang terkait dalam pembangunan masyarakat desa.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai POM di Gorontalo, Drs. Edi Witanto, Apt. Dalam kesempatan ini Kepala Balai POM di Gorontalo juga menyampaikan materi mengenai Kebijakan Nasional Gerakan Keamanan Pangan Desa Tahun 2015. Turut hadir pula Kepala Seksi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (Pemdik Serlik), Dra. Sumiaty Haslinda, Apt. sebagai narasumber kedua membawakan materi mengenai Pelaksanaan Gerakan Keamanan Pangan Desa Tahun 2015. Sebagai narasumber terakhir yaitu A.R. Nuryadin, STP. selaku staf Seksi Pemdik Serlik yang membawakan materi mengenai Hasil Sampling dan Pengujian Pangan Tahun 2014.
Diskusi dari kegiatan workshop menghasilkan kesimpulan bahwa seluruh instansi dari lintas sektor dan stakeholder terkait siap untuk bersinergi dengan Badan POM RI dan mendukung program Gerakan Keamanan Pangan Desa yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2014 - 2019. (asd)
Balai POM di Gorontalo